Sabtu, 24 Juli 2021

PGP-Angk2-Kota Surabaya-Enik Faridah-1.4-Aksi Nyata

 Aksi Nyata Budaya Positif

PGP-Angk2-Kota Surabaya-Enik Faridah-1.4-Aksi Nyata

GERAKAN LINGKUNGAN "BERSEMI" (BERSIH SEHAT MILIK KAMI)

Latar Belakang

Penerapan budaya positif sangat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Sekolah sebagai institusi pembentuk karakter dengan konsep budaya positif, salah satunya adalah penerapan kesepakatan bersama yang efektif dan posisi kontrol guru yang sesuai dengan kebutuhan murid.

Penerapan kesepakatan bersama merupakan langkah awal yang efektif dalam membentuk budaya positif di sekolah. Ada kesepakatan bersama di kelas dan di sekolah. Kesepakatan kelas dibentuk bersama murid. Hal-hal yang dilakukan dalam membuat kesepakatan kelas antara lain: memberi kesempatan kepada murid tentang pendapat dan harapannya untuk mencapai kelas impian, kemudian mengambil ide mereka untuk dijadikan kesepakatan kelas bersama. kesepakatan kelas juga perlu dilakukan refleksi dalam waktu tertentu sesuai dengan kondisi dan kelas.

Budaya positif di sekolah tidak hanya dibangun dari sisi kelas saja, tetapi juga lingkup sekolah. Sekolah harus dapat menciptakan budaya positif dalam pengembangan karakter anak didiknya. Sekolah harus membawa pengaruh positif terciptanya budaya positif yang berimbas kepada lingkungan dimana anak didik bertempat tinggal. Karena lingkungan merupakan satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembangnya anak didik.  

Penanaman karakter cinta lingkungan sangat penting bagi anak didik agar anak memiliki kepekaan terhadap kondisi di lingkungan sekitarnya. Inilah yang mendasari saya (penulis) dalam mewujudkan budaya positif melalui program sekolah yang mendukung karakter cinta lingkungan. Program ini dinamakan gerakan Lingkungan “Bersemi”. Gerakan ini mengajak siswa untuk praktek langsung dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di sekitarnya dengan pendampingan orangtua.

Tujuan dari aksi nyata ini antara lain:

1.     Menumbuhkan budaya positif melalui program cinta lingkungan pada siswa.

2.     Meningkatkan kesadaran murid bahwa lingkungan bersih dan sehat dapat membuat rasa nyaman

3.     Meningkatkan hubungan yang baik antara guru, siswa, dan orangtua

4.     Mendukung pembelajaran bermakna dan menyenangkan

5.     Mewujudkan visi murid merdeka belajar


Beberapa tindakan yang saya lakukan antara lain:

  1. Berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait pelaksanaan aksi nyata
  2. Menyusun instrumen pelaksanaan aksi nyata
  3. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan
  4. Melakukan sosialisasi kepada siswa dan orangtua
  5. Pelaksanaan gerakan Lingkungan “Bersemi” oleh orangtua siswa di rumah masing-masing
  6. Pemantauan secara aktif pelaksanaan gerakan Lingkungan “Bersemi”
  7. Pengumpulan instrumen dan dokumentasi
  8. Melakukan refleksi
  9. Menyusun laporan Gerakan Lingkungan “Bersemi"
Deskripsi dan Hasil Aksi Nyata
        Langkah awal yang saya lakukan adalah berkoordinasi dengan kepala sekolah tentang rencana yang akan saya lakukan. Setelah mendapat dukungan dari kepala sekolah selanjutnya saya berkolaborasi dengan teman sejawat berbagi budaya positif kepada siswa saya juga berkolaborasi dengan orang tua siswa dalam melaksanakan budaya positif melalui program gerakan lingkungan bersemi.
        Aksi nyata ini berhasil memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah bahwa budaya positif dapat diawali denan menanamkan pembiasaan hidup bersih dan sehat hal ini dibuktikan dengan antusias siswa dalam mengikuti kegiatan gerakan lingkungan "bersemi" siswa terlihat senang dan membangun komunikasi bersama guru dalam menyampaikan ide dan jenis kegiatan yang mereka lakukan dalam mendukung dan terlibat aktif di gerakan lingkungan "bersemi".
        Siswa mendapatkan pengalaman bermakna melalui kegiatan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan rumahnya masing-masing.Siswa juga merasa nyaman karena kegiatan lingkungan bersemi dilakukan dengan dukungan orang tua mereka.

Keberhasilan program ini antara lain :
1. Memperoleh dukungan dan motivasi Ibu Kepala SDN Rungkut Menanggal II Surabaya.
2. Menumbuhkan kesadaran kepada siswa bahwa lingkungan bersih dan sehat dapat   
    membuat rasa nyaman.
3. Terciptanya hubungan yang baik antara guru, siswa dan orang tua, kemudian terciptanya budaya positif di lingkungan sekolah dan rumah dengan kesadaran masing-masing, individudalam menerapkannya.

Kendala yang saya hadapi yaitu masih terdapat sebagian kecil rekan guru yang belum bergabung dalam gerakan lingkungan bersemi.

Rencana Perbaikan di Masa Mendatang
1. Berkolaborasi aktif dengan semua guru kelas dan semua guru mata pelajaran dalam mewujudkan 
    aksi  nyata.
2. Melakukan sosialisasi kembali pentinganya budaya positif kepada seluruh warga sekolah.
3. Akan terus melakukan refleksi bersama-sama tentang keberhasilan program.
4. Melakukan evaluasi secara berkala.
        
Gerakan lingkungan bersemi sebagai salah satu langkah membangun budaya positif ini mendukung program Adiwiyata yang ada di sekolah diharapkan budaya positif ini dapat menumbuhkan karakter cinta lingkungan baik terhadap semua warga sekolah maupun orang tua siswa. Pada awalnya saya sempat ragu apakah ini berhasil karena kondisi masa masih pandemi. Tetapi setelah mendapat respon dan dukungan positif  dari berbagai pihak saya menjadi percaya dan optimis bahwa gerakan lingkungan bersemi membawa warna dalam menerapkan dan mewujudkan budaya positif secara efektif dan bisa berjalan terus-menerus dan konsisten.

Dokumentasi Kegiatan


Guru dan siswa membuat kesepakatan bersama



Contoh Kesepakatan Kelas 6A



Melakukan koordinasi bersama kepala sekolah dan guru di sekolah

Melakukan sosialisasi program ke siswa dan orangtua siswa










Demikian aksi nyata dalam mewujudkan budaya positif yang saya lakukan di sekolah. Semoga dapat menginspirasi dalam penerapan budaya positif bagi sekolah yang lainnya.
Salam dan bahagia.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar