Rabu, 15 September 2021

Demonstrasi Kontekstual - Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

Keberhasilan Seorang Pemimpin

Keberhasilan seorang pemimpin dalam mengemban tugas sangat ditentukan dalam tindakan mengambil keputusan yang efektif. Hasil keputusan ini sangat penting, karena bisa menentukan arah dan tujuan institusi dan tentunya berdampak kepada mutu pendidikan yang didapatkan murid.  

Program Guru Penggerak membuka wawasan saya bagaimana cara mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Penerapan pengetahuan yang saya dapatkan di program guru penggerak, saya lakukan dengan berbagai macam cara seperti melakukan sosialisasi materi program guru penggerak melalui komunitas praktisi SDN Rungkut Menanggal II/583. Sosialisasi ini dilakukan baik luring maupun daring. Sosialisasi juga melalui tulisan seperti yang saya tulis dalam blog ini. Saya juga melakukan sosialisasi materi program guru penggerak melalui video youtube.

Langkah-langkah yang saya lakukan yaitu:

  1. Memastikan bahwa dalam mengambil keputusan sudah sesuai dengan visi dan misi.
  2. Melakukan analisa terhadap situasi atau kasus yang dihadapi sesuai dengan paradigma pengambilan keputusan.
  3. Memilih salah satu prinsip pengambilan keputusan.
  4. Melakukan 9 langkah pengambilan keputusan dan pengujian keputusan.
Dalam memandu pengambilan keputusan, 9 langkah yang saya lakukan yaitu (1) mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi dilema yang dihadapi; (2) menentukan siapa yang terlibat dalam situasi; (3) mengumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi dilema; (4) pengujian benar atau salah, ada uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji halaman depan koran, dan uji panutan/idola; (5) pengujian paradigma benar lawan benar; (6) melakukan prinsip resolusi; (7) investigasi opsi trilema; (8) membuat keputusan; (9) melihat kembali keputusan dan merefleksikan.

Dalam pengambilan keputusan ada tiga prinsip yang melandasinya. Ketiga prinsip ini seringkali membantu dalam mengahdapi pilhan-pilhan yang penuh tantangan, yang harus dihadapi pada dunia saat ini (Kidder, 2009, hal.144). Ketiga prinsip tersebut yaitu berpikir berbasis hasil akhir atau Ends-Based-Thinking, berpikir berbasis peraturan atau Rule-Based-Thinking, dan berpikir berbasis rasa peduli atau Care-Based Thinking.

Pengambilan keputusan juga memperhatikan beberapa paradigma. Paradigma pengambilan keputusan terdiri atas: individu lawan masyarakat, rasa keadilan lawan rasa kasihan, kebenaran lawan kesetiaan, dan jangka pendek lawan jangka panjang.

Langkah-langkah pengambilan keputusan tersebut, saya terapkan pada saat saya menghadapi situasi dilema etika. Jika hari ini saya menghadapi dilema etika saya menggunakan langkah pengambilan keputusan tersebut. Langkah pengambilan keputusan tersebut sangat membantu saya dalam membuat keputusan terbaik yang dapat emnguntungkan semua pihak. Penerapan pengambilan keputusan yang mempehatikan 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan sangat penting dalam menghasilkan keputusan yang efektif.

Dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran tentunya saya membutuhkan masukan dari rekan yang bisa saya ajak diskusi, sehingga saya mengetahui apakah keputusan yang saya ambil sudah tepat dan efektif atau belum. Rekan yang dapat saya ajak berdiskusi antara lain rekan sejawat di sekolah, kepala sekolah, orangtua siswa, siswa, dan komite sekolah. 

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semuanya.

Salam dan bahagia.