Sabtu, 29 Mei 2021

Aksi Nyata Nilai dan Peran Guru Penggerak

Pendidikan Guru Penggerak menerapkan siklus pembelajaran MERRDEKA (Mulai dari Diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Refleksi Terbimbing, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, Koneksi Antar Materi, Aksi Nyata). Aksi Nyata sebagai tahapan akhir membuka kesempatan bagi saya untuk menerapkan pengetahuan yang telah saya dapatkan dalam satu rangkaian modul.

Aksi Nyata mendukung pengembangan diri saya. Saya melakukan berbagai kegiatan, seperti penerapan langsung dalam tugas keseharian dan berbagi informasi atau pengetahuan melalui berbagai media. Salah satunya adalah menulis jurnal refleksi tentang nilai dan peran guru penggerak.

Aksi Nyata yang saya lakukan menguatkan nilai dan peran saya sebagai CGP. Saya bersyukur dalam melakukan aksi nyata ini mendapat dukungan yang positif dari berbagai pihak, baik dari keluarga, sekolah, pendamping, dan fasilitator.

Sepanjang proses mengikuti pendidikan guru penggerak, banyak sekali ide atau gagasan yang seakan-akan mengalir tanpa henti. Gagasan-gagasan untuk ikut membangun negeri melalui pendidikan. Gagasan yang mengarah pada inovasi, perubahan, perbaikan, bahkan penguatan. Contohnya pengembangan sekolah melalui perbaikan manajemen sekolah, inovasi pada program sekolah yang sudah berjalan, dan adanya program sekolah yang diharapkan dapat membantu dalam pengembangan potensi dan bakat peserta didik.

Saya berkolaborasi bersama rekan guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman untuk pembelajaran, seperti menambahkan tanaman dan perawatan tanaman di sekolah. Inovasi program perpustakaan menjadi pusat sumber belajar sekolah. Saya membuat beberapa sentra pelayanan perpustakaan menjadi beberapa sentra seperti sentra sains, sentra matematika, sentra mendongeng, sentra calistung, dan sentra seni kriya. Perluasan perpustakaan yang sebelumnya hanya bertempat di lantai satu, sekarang sudah ada perpustakaan khususnya sentra seni yang saya tempatkan di lantai dua. Selain itu, saya juga membuat lms untuk tim Usaha kesehatan Sekolah.

Saya melibatkan orangtua siswa dalam pembelajaran. Pendampingan orangtua dalam pembelajaran di saat pandemi sangat penting. Dengan berkolaborasi bersama orangtua diharapkan peserta didik dapat lebih optimal dalam pembelajaran. Hal ini juga mendukung pembentukan karakter pada peserta didik.

Pembelajaran dalam pendidikan guru penggerak memberikan kesempatan saya untuk melakukan aksi yang lebih dalam mengoptimalkan nilai dan peran guru penggerak. Beberapa stretegi yang saya lakukan antara lain melakukan diseminasi kepada rekan guru yang lain, berkolaborasi bersama kepala sekolah, rekan guru, siswa, orangtua siswa, dinas terkait, dan beberapa komunitas.

Berikut ini ‘Foto bercerita’ dari seluruh rangkaian pelaksanaan dalam aksi saya.

Berkolaborasi bersama rekan guru di sekolah

Melakukan diseminasi tentang Dasar-Dasar Pendidikan Ki Hadjar Dewantara


Membangun kerjasama bersama dispusip 
dalam pengembangan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar



Melibatkan pendampingan orangtua dalam pembelajaran di masa pandemi

Berkolaborasi bersama rekan guru dan orangtua siswa dalam aksi peduli lingkungan


Berkolaborasi bersama rekan guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman

Bersama Guru Penggerak wujudkan merdeka dalam belajar. Salam sehat dan bahagia.